
Pemerintah Afghanistan menuduh militer Pakistan melancarkan serangan udara terhadap sebuah rumah sakit (RS) yang merawat pengguna narkoba di ibu kota Afghanistan, Kabul. Serangan itu menewaskan sedikitnya 400 orang.
Pakistan menolak klaim tersebut sebagai “palsu dan bertujuan untuk menyesatkan opini publik”. Pakistan menegaskan bahwa mereka hanya menargetkan instalasi militer di Kabul dan provinsi Nangahar pada hari Senin (16/3).
Serangan terhadap Rumah Sakit Perawatan Kecanduan Omar di Kabul terjadi pada hari Senin sekitar pukul 21.00 waktu setempat (16:30 GMT), menurut Hamdullah Fitrat, wakil juru bicara pemerintah Taliban Afghanistan , dilansir kantor berita AFP , Selasa (17/3/2026).










