
Sebuah kapal perang Iran , IRIS Dena, tenggelam di lepas pantai Sri Lanka pada Rabu (4/3) waktu setempat setelah diserang oleh torpedo yang diluncurkan kapal selam Amerika Serikat (AS). Iran memberikan reaksi keras dengan menegaskan AS akan “sangat menyesali” tindakannya itu.
Sedikitnya 87 tentara Iran tewas, dengan 61 tentara lainnya masih hilang. Sekitar 32 tentara Iran lainnya berhasil diselamatkan oleh Angkatan Laut Sri Lanka, dengan sebagian besar mengalami luka-luka.
Insiden ini terjadi saat perang yang dipicu serangan gabungan AS dan Israel sejak akhir pekan terus meluas di kawasan Timur Tengah.












