
Paragraf pembuka
AS Roma tengah berjuang keras di Liga Europa setelah menelan dua kekalahan dalam tiga laga awal. Pelatih Gian Piero Gasperini telah mematok target minimal tiga kemenangan untuk timnya agar bisa lolos ke babak berikutnya. Namun, dengan kondisi saat ini, apakah target tersebut bisa terwujud?
Analisis Mendalam
Setelah tiga pertandingan di Liga Europa, Roma hanya meraih satu kemenangan. Dua laga di kandang sendiri pun berujung kekalahan dari Lille dan Viktoria Plzen. Akhirnya, tim asal Italia ini menempati peringkat ke-23 klasemen dengan tiga poin, meskipun masih ada lima pertandingan tersisa.
Jalannya Pertandingan
Roma menampilkan performa yang kurang konsisten di Liga Europa. Kekalahan dari Lille dan Plzen menjadi bukti bahwa I Lupi belum mampu menampilkan permainan terbaik di kandang sendiri. Namun, kemenangan atas Young Boys menjadi titik terang yang menunjukkan bahwa Roma masih memiliki potensi.
Statistik Kunci
Dari tiga pertandingan, Roma mencatat total enam gol untuk dan lima gol melawan. Angka ini menunjukkan bahwa serangan dan pertahanan tim belum optimal. Gasperini perlu memperbaiki keseimbangan tim agar bisa meraih hasil lebih baik.
Pandangan Pelatih
Gasperini mengakui bahwa Roma perlu meningkatkan performa di laga-laga berikutnya. “Target tiga kemenangan adalah syarat mutlak untuk lolos ke babak knockout,” ujarnya. Pelatih berpengalaman ini juga menekankan pentingnya konsistensi dan adaptasi strategi di setiap pertandingan.
Penutup
Prediksi realistis untuk AS Roma adalah mereka harus meraih poin maksimal dari lima pertandingan tersisa. Dengan perbaikan performa dan strategi yang matang, Gasperini dan Roma masih memiliki peluang untuk merebut tiket ke babak berikutnya.








