
Daya beli masyarakat Indonesia melemah. Pada tahun 2025, penjualan mobil secara wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) turun 7,2 persen dibanding tahun sebelumnya. Bahkan, penjualan mobil penumpang turun 8,9 persen.
Menurut ekonom Josua Pardede, dalamnya penurunan penjualan kendaraan penumpang itu sejalan dengan tekanan terhadap kelas menengah. Penurunan penjualan itu sudah terjadi sejak tiga tahun terakhir. Tahun lalu, lebih banyak orang memilih membeli mobil bekas ketimbang mobil baru.
“Jadi indikasinya adalah justru malah kalau kita lihat data dari leasing companies, pembiayaan untuk mobil baru itu mengalami penurunan, tapi kalau kita lihat pembiayaan untuk mobil bekas itu justru malah jauh lebih berkembang,” kata Josua ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta, baru-baru ini.












