
Pengenalan Kasus Tragis
Seorang pejalan kaki berinisial S (27) tewas akibat terlindas ban belakang bus Transjakarta di bus stop Taman DDN, Jalan Margasatwa Raya, Cilandak, Jakarta Selatan. Kecelakaan ini menegaskan pentingnya pemahaman tentang titik buta kendaraan besar, yang kerap menjadi penyebab kecelakaan fatal.
Analisis Titik Buta dan Sistem Penglihatan Bus
Titik buta pada kendaraan besar seperti bus Transjakarta menjadi perhatian khusus. Sistem penglihatan yang terbatas pada area belakang dan samping bus dapat menyebabkan pengemudi tidak memperhatikan pejalan kaki atau pengendara sepeda yang berada dalam radius bahaya.
Tindakan Transjakarta dan Proses Keselamatan
Transjakarta telah membebastugaskan pramudi yang terlibat dalam kecelakaan tersebut sebagai langkah tindak lanjut internal. Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat, Tjahyadi DPM, mengungkapkan bahwa langkah ini dilakukan sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku.
Saran Praktis untuk Pengguna Jalan
1. Pahami Titik Buta: Sebagai pejalan kaki atau pengendara sepeda, hindari berada dalam area titik buta kendaraan besar.
2. Perhatikan Sinyal Pengemudi: Selalu waspada terhadap sinyal lampu atau gerakan bus yang menunjukkan niat untuk berbelok atau mundur.
3. Gunakan Tempat yang Aman: Dapatkan informasi tentang lokasi bus stop yang aman dan terang untuk menghindari risiko kecelakaan.
Kecelakaan ini menjadi pengingat penting untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya dekat-dekat kendaraan besar. Dengan pemahaman yang baik tentang titik buta dan tindakan pencegahan yang efektif, kita dapat meminimalkan risiko kecelakaan yang tragis.








