Berita  

Paus Leo XIV: “Doa Penjelita Perang Tak Terdengar oleh Tuhan” — Kritik Tren Militanisme Global

Paus Leo XIV:
Paus Leo XIV: “Doa Penjelita Perang Tak Terdengar oleh Tuhan” — Kritik Tren Militanisme Global

Peringatan Perang dari Paus Leo XIV
Paus Leo XIV menyerukan untuk menghentikan konflik di berbagai belahan dunia, menyatakan bahwa Tuhan tidak mendengarkan doa orang-orang yang berperang. Dalam khotbahnya di Lapangan Santo Petrus, Minggu (28/3), Paus menegaskan bahwa Yesus, Raja Damai, tidak dapat digunakan untuk membenarkan perang.
Latar Belakang Khotbah Perdamaian
Dilansir AFP dan The Hill, Senin (30/3/2026), pernyataan ini disampaikan saat Paus memimpin misa Minggu Palma di Vatikan. Dengan tegas, Paus menekankan pentingnya mengedepankan kasih dan perdamaian sebagai jawaban atas konflik global.
Fakta Penting dari Pernyataan Paus
Paus Leo XIV mengutip ajaran Yesus bahwa damai adalah jalan yang benar, menolak segala pembenaran perang. “Saudara-saudari, inilah Tuhan kita: Yesus, Raja Damai, yang menolak perang,” ujarnya.
Dampak Peringatan Paus
Peringatan ini tidak hanya menjadi panggilan spiritual, tetapi juga mendorong refleksi politik global. Dengan menggugah rasa kasih, Paus Leo XIV mengajak umat untuk mencari solusi damai atas konflik yang merusak dunia.
Apakah pernyataan ini akan mendorong perubahan nyata dalam pendekatan perang dunia? Hanya waktu yang akan memberikan jawaban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *