Produksi film sci-fi biasanya identik dengan teknologi mahal dan studio besar. Namun, film Indonesia Pelangi di Mars mencoba menghadirkan pendekatan yang tidak kalah modern dengan memanfaatkan teknologi Unreal Engine dan virtual production.
Yang menarik, teknologi tersebut tidak dipelajari melalui jalur pendidikan formal. Sutradara Upie Guava justru mempelajarinya secara otodidak melalui internet.
“Saya belajar Unreal Engine sendiri dari YouTube,” ujar Upie.
