
Latar Belakang
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, meminta bantuan kepada sejumlah negara untuk membantu mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz yang diblokade Iran akibat perang. Namun, negara-negara Eropa kompak menolak permintaan Trump.
Fakta Penting
Dirangkum detikcom dari sejumlah kantor berita luar negeri, Rabu (18/3/2026), Iran resmi menutup Selat Hormuz sejak awal Maret 2026 sebagai respons atas serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. Dengan ditutupnya Selat Hormuz, mengganggu jalur vital perdagangan energi global.
Akibat penutupan itu, Trump menyenggol negara-negara sekutunya untuk meminta bantuan agar mengerahkan pasukan angkatan laut ke Selat Hormuz. Permintaan Trump itu tidak mendapat respons baik, termasuk dari negara-negara Eropa.
Dampak
Ketegangan strategis antara AS dan Eropa semakin terasa, dengan Eropa lebih memilih untuk tidak terlibat dalam konflik yang dianggap tidak relevan dengan kepentingan mereka. Dampaknya, stabilitas regional dan global terancam karena jalur pelayaran vital tersebut tetap dalam kondisi berbahaya.
Penutup: Konflik ini menjadi tonggak penting dalam hubungan internasional, menunjukkan bahwa koalisi global tidak selalu solid dalam menghadapi ancaman bersama.












