
Latar Belakang Kasus
KPK kembali melancarkan gencutan terhadap korupsi di tingkat daerah. Gubernur Riau nonaktif, abdul wahid, kini menjadi tersangka dalam kasus pemerasan dan gratifikasi terkait proyek di Dinas PUPR Riau.
Fakta Penting yang Diteliti
Dalam pemeriksaan hari ini, KPK mendalami mekanisme pemerasan dan gratifikasi yang dilakukan Abdul Wahid. “Proses mekanisme ini menjadi fokus kami karena dugaan tindak pemerasan berasal dari penambahan atau pergeseran anggaran di Dinas PUPR,” jelas Budi Prasetyo, juru bicara KPK.
Selain itu, KPK juga menggeledah rumah dinas Gubernur Riau dan memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui proses penganggaran di Pemprov Riau.
Dampak Sosial dan Rekomendasi
Kasus ini menunjukkan pentingnya upaya preventif dalam pencegahan korupsi. Publik menantikan langkah-langkah nyata dari pemerintah untuk memperkuat mekanisme pengawasan anggaran di daerah.
Penutup
Investigasi ini menjadi bukti bahwa KPK tidak bosan-bosan memberantas korupsi di segala tingkatan. Namun, perlu adanya sinergi antar instansi untuk memastikan keadilan dan transparansi di setiap tahapan penganggaran.








