
Latar Belakang
Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian membenarkan adanya usulan tambahan anggaran sebesar Rp 181 triliun yang diajukan oleh Mendikdasmen Abdul Mu’ti. Dalam konfirmasi pada Rabu (4/3/2026), Hetifah mengungkap bahwa anggaran tambahan ini ditujukan khusus untuk sektor pendidikan, bukan untuk Memperbaiki Buku Gizi (MBG).
Fakta Penting
“Pada 18 Februari lalu, Kemendikdasmen mempresentasikan usulan anggaran belanja tambahan senilai Rp 181 triliun,” ujar Hetifah. Ia menjelaskan bahwa alokasi ini akan digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk pemutakhiran data dapodik untuk tenaga pendidik.
Dampak
Anggaran tambahan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Namun, pertanyaan仨 tetap mengemuka terkait implementasi dan transparansi penggunaan dana tersebut. Apakah alokasi ini akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, atau hanyalah janji belaka?










