Berita  

PBB Kecewakan Setelah Serangan Israel Menewaskan Penjaga Perdamaian RI

PBB Kecewakan Setelah Serangan Israel Menewaskan Penjaga Perdamaian RI
PBB Kecewakan Setelah Serangan Israel Menewaskan penjaga perdamaian RI

Pemilik Hati, TNI Berduka atas Kematian Prajurit di Lebanon
TNI berduka atas gugurnya seorang prajurit dan luka-luka tiga rekan setamannya dalam serangan artileri Israel di Lebanon. Pemerintah RI mengutuk keras serangan tersebut, yang terjadi sebagai akibat eskalasi antara militer Israel (IDF) dan Hizbullah pada Minggu (29/3) di markas UNIFIL dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan.
Korban Berasal dari Yonif 113/Jaya Sakti
Korban yang gugur adalah Praka Farizal Rhomadhon, Taban Provost 1 Ru Provost Kompi Markas (Kima) Yonif 113/JS. Dia adalah anggota Brigade Infanteri (Brigif) 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda (IM), Aceh. Sayangnya, prajurit yang berpengalaman ini meninggalkan seorang istri dan anak yang berusia 2 tahun.
Reaksi Internasional dan Dampak
Serangan ini telah memicu kecaman keras dari PBB dan komunitas internasional. Pemerintah RI mengekspresikan keprihatinan mendalam atas kematian dan cedera yang ditimbulkan, serta menuntut IDF untuk memastikan perlindungan lebih baik bagi personel perdamaian. Kasus ini menyoroti pentingnya upaya diplomatik untuk meredakan konflik di Timur Tengah dan menjaga keamanan personel internasional.
Dengan kerugian ini, Indonesia menegaskan kecampanannya atas tindakan agresif yang menjelekkan perdamaian global. Apakah ini pertanda eskalasi lebih lanjut di Lebanon?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *