
Paragraf_pembuka
Kabar mengejutkan datang dari Tottenham Hotspur, dengan pengumuman bahwa Thomas Frank sudah tidak lagi menjadi manajer klub. Dengan ini, Frank menjadi manajer ketujuh yang kehilangan jabatan di musim ini, tidak termasuk pergantian saat pramusim.
Analisis mendalam
Periode Frank di Tottenham ditandai dengan ketidakstabilan yang meresahkan. Dari 16 pertandingan yang ia handle, hanya 4 yang berakhir dengan kemenangan. Statistik ini menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan tidak mampu mengangkat performa tim ke level yang diharapkan.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan-pertandingan terakhir Tottenham di bawah asuhan Frank menunjukkan dominasi lawan dan ketidakmampuan dalam menciptakan peluang yang konkret. Ini menjadi alasan utama klub untuk mengambil langkah tegas.
Penutup
Kebangkrutan Frank sekali lagi menunjukkan bahwa Premiere League tidak toleran terhadap manajer yang tidak mampu memberikan hasil. Penggemar bola harus bersiap untuk lebih banyak pergantian manajer seiring musim ini berlanjut. Bagi para pelatih, kunci untuk bertahan adalah adaptasi cepat dan strategi yang jitu.












